Semakian cepat dan semakin kecil. Dengan ratusan processor dalam sebuah komputer, Intel akan membuat supercomputer yang terjangkau oleh semua pengguna. Kumpulan processor pintar ini juga menghemat konsumsi daya secara otomatis. Hukum yang dicetuskan oleh Gordon Moore sampai sekarang masih berlaku. 44 tahun yang lalalu, pendiri Intel, Gordon Moore, memprediski bahwa jumlah komponen dalam CPU akan meningkat dua kali lipat dalam dua tahun. Berikut perkembangannya :
1989 - 80486
Intel i486 merupakan CPU pertama dengan lebih dari satu juta transistor. Chip 32 bit ini bekerja dengan clock sampai 100 MHz. Chip ini dipasarkan sampai pertengahan tahun 90-an
1993 - Pentium
Dengan lebih dari 3 juta transistor, CPU ini menyimpan sebuah bug. Pentium berjalan dengan kesalahan pemrosesan paling parah sepanjang sejarah
1997 - Pentium II
Pada tahap pengembangan terakhir, kinerja Pentium II mencapai 450 MHz dan menampung sekitar 7,5 juta transistor. Ini mungkin karena cache-nya diintegrasikan ke dalam CPU.
1998 - Celeron
Celeron, CPU ekonomis Intel, dengan struktur berbasis pada Pentium II, tetapi tanpa ketersediaan cache level 2 (L2)
1999 - Pentium III
Processor dengan slogan marketing : Deangan sebuah "Internet Streaming Extension", Pentium III mendukung lebih banyak proses secara paralel. Didalamnya terdapat 44 juta transistor.
2000 - Pentium 4
Clock lebih tinggi, itulah keistimewaan Pentium 4. Kinerja maksimalnya mencapai 3,8 MHz. Processor ini bahkan menawarkan task lebih banyak pada proses yang sama.
2002 - Itanium 2
Processor 64 bit dengan 221 juta transistor ini diluncurkan ke kancah pertarungan dengan frekuensi clock maksimal 1 GHz. CPU ini tidak sukses. Namanya pun berhubungan dengan kapal legendaris, Titanic : Itanic.
2003 - Pentium M
Merupakan CPU notebook yang dirampingkan (77 juta transistor). Chip ini merupakan "obat" bagi model Pentium 4 yang boros konsumsi daya dan menjadi basis untuk processor Intel Core.
2006 - Core 2 Duo
Core 2 Duo mengintegrasikan hampir 300 juta transistor dan dua core pada sebuah bidang berukuran hanya 143 mm kubik (fabrikasi 65 nm) dan bekerja dengan clock maksimal 3,33 GHz.
2008 - Core i7
Empat core. fabrikasi 45 nm dan 731 juta transistor membuat Core i7 menjadi CPU Intel paling cepat saat ini.
2009 - Larrabee
MultiCore berbasis x86







0 comments:
Post a Comment